Jumat, 23 Desember 2011

Kesan Belajar Bersama Bapak Wahyudi El Panggabean


 

 
Foto : Bpk. Wahyudi El Panggabean

 

Tampa senyum dan berjalan sedikit agak tergesa-gesa itu sikap yang Bapak Wahyudi El Panggabean tampilkan setiap kali telat masuk mengajar ke dalam ruang perkuliahan, yang seakan-akan dirinya tampak seperti sosok dosen yang menakutkan. Akan tetapi semua itu, hanya sebatas kebiasaan yang Beliau lakukan ketika memasuki ruang kelas. Bapak Wahyudi El Panggabean adalah seorang dosen yang hangat dan menyenangkan.

Latar belakang pekerjaan Beliau sebagai seorang wartawan, mempengaruhi dalam caranya memberi pelajaran. Pengalaman hidup, suka dan duka yang pernah dijalaninya dalam mengejar berita diceritakan di depan kelas. Banyak ilmu dan pelajaran yang dapat ditarik dari pengalaman hidupnya, seperti bagaimana cara menjadi seorang penulis yang baik maupun motivasi hidup yang mendorong seseorang hidup untuk menjadi orang yang lebih baik.

Model perkuliahan matakuliah Menulis yang Beliau ajarkan tidak selalu di dalam kelas, tetapi Beliau juga memberikan tugas kepada kami, tugas yang mengharuskan kami terjun langsung kelapangan seperti seorang wartawan. Di sini kami dituntut harus mampu menghadapi berbagai macam bentuk dan rupa narasumber demi mendapatkan informasi yang kami butuhkan, sebagai bahan tugas penulisan matakuliah Menulis.

Belajar bersama Bapak Wahyudi El Panggabean, juga diajarkan bagaimana menulis di media elektronik. Karena fasilitas yang tersedia terbatas untuk mempelajari blog, kami di undang ke rumah Beliau untuk belajar membuat blog dan tulisan di blog. Kami diperkenalkan apa dan bagaimana fungsi blog dan memanfaatkan blog, yang nantinya bisa memanfaatkan situs tersebut. Sehingga saat ini kami sekelas mahasiswa dan mahasiswi 3D memiliki blog sendiri.

Akhir penulisan saya, Supitra Dwinura banyak-banyak ucapkan terimakasih kepada Bapak Wahyudi El Panggabean, atas ilmu yang telah Bapak berikan kepada saya dan kami selama ini. Semoga Bapak selalu sehat dan selalu dilindungi oleh Allah swt. Selalu tetap hangat dan dekat dengan mahasiswa dan mahasiswi tanpa mengurangi rasa wibawanya.

 

Foto : Supitra D.

Sabtu, 17 Desember 2011

Ndoks Marem: PESONA JEMBATAN SIAK III

Ndoks Marem: PESONA JEMBATAN SIAK III: Keberadaan jembatan Siak III di kota Pekanbaru mempunyai daya tarik sendiri bagi masyarakatnya. Jembatan ini di beri nama yakni jembatan Sul...

PESONA JEMBATAN SIAK III

Keberadaan jembatan Siak III di kota Pekanbaru mempunyai daya tarik sendiri bagi masyarakatnya. Jembatan ini di beri nama yakni jembatan Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzamsyah, diambil dari salah satu  tokoh pendiri Pekanbaru. Jembatan ini di resmikan penggunaannya Sabtu (3/12/2011). Meski beresiko terserempet atau tertabrak kendaraan yang melaju, namun hampir setiap waktu ada terlihat kendaraan atau pejalan kaki yang sejenak menghentikan langkah atau kendaraannya di atas badan jembatan tersebut sekedar melepaskan pandangan kesekitar jembatan itu.


Gbr. Keadaan pejalan kaki dan pengendara motor yg berhenti di atas badan jembatan Siak III.

Jumat, 02 Desember 2011

Morfologi: Morfologi

Morfologi: Morfologi: KELAS KATA DAN CIRI-CIRINYA 1. Kelas kata Menurut Abdul Chaer dalam buku “Tata Bahasa Praktis Bahasa Indonesia” halaman 86-194. 1. ...